CB: Interpersonal Development (Laporan CB)
June 6th, 2015
Laporan CB: Interpersonal Development
Community Service
LF11
Kelompok 6
| Clara Debora | 1701333582 |
| Dewi Rahmi Andini | 1701350166 |
| Justin | 1701355564 |
| Merissa Edwina Kurniawan | 1701298610 |
| Muhammad Reza Fauzi | 1701354334 |
| Rizky Fitriandini | 1701292790 |
Binus University
2015
1.Latar Belakang
Yayasan Kesuma adalah sebuah yayasan yang menyediakan layanan kegiatan sosial kepada anak-anak di lingkungan sekitar, terutama bagi anak-anak yang berasal dari kalangan kurang mampu, anak yatim piatu, dan juga lansia. Yayasan Kesuma ini berlokasi di Jl. Rawa Selatan Raya No. 34, Kel. Kampung Rawa, Kec. Johar Baru, Jakarta Pusat.
Setiap hari nya selalu melakukan kegiatan sosial terutama bagi anak-anak. Terbentuknya yayasan ini dikarenakan adanya berbagai faktor yang mempengaruhi seperti banyaknya anak-anak yang kurang mampu di lingkungan sekitar yang membutuhkan bantuan. Anak-anak tanpa orangtua yang juga ingin belajar, dan juga banyaknya lansia yang tidak terurus dan tidak memiliki keluarga.
Dengan niat dan keinginan untuk membantu anak-anak dan para lansia maka dibentuklah suatu kelompok bernama Yayasan Kesuma,yang berbentuk seperti organisasi, Yayasan Kesuma ini awalnya melakukan kegiatan pengajaran terhadap anak-anak yang tidak mengerti mengenai materi sekolah,lalu memberikan bantuan pada para lansia, melakukan kegiatan piknik bersama anak-anak kurang mampu. Namun seiring berjalannya waktu. Yayasan Kesuma dijadikan wadah untuk menampung komunitas para anak-anak yang ingin belajar terus-menerus. Yayasan Kesuma mendapat bantuan dan sokongan biaya dari para donatur secara pribadi. Dan seluruh dana yang terkumpul tersebut akan digunakan untuk kegiatan operasional yayasan. Kegiatan bagi anak-anak dan lansia dilakukan secara rutin dan sering sekali mahasiswa dari berbagai universitas ikut membantu kegiatan di Yayasan Kesuma.
2. Identifikasi Masalah yang Dialami Komunitas
Yayasan Kesuma adalah yayasan yang rutin melakukan kegitan social. Yayasan ini mempunyai tujuan untuk membantu sesama manusia di lingkungan sekitar. Yayasan Kesuma telah melakukan beberapa kegiatan social di lingkungannya, seperti: membantu anak-anak kurang mampu, anak yatim piatu, dan lansia.
Anak-anak kurang mampu ini adalah anak-anak yang hidupnya sangat terbatas, yang biasanya profesi dari orangtua anak kurang mampu ini hanyalah seorang pemulung. Walaupun mereka hidup dalam kehidupan yang sangat terbatas, mereka tetap mempunyai semangat belajar yang tinggi, sehingga Yayasan Kesuma turut membantu mereka untuk terus menuntut ilmu.
Anak-anak yatim piatu adalah termasuk anak-anak yang diajar oleh Yayasan Kesuma. Yayasan Kesuma juga turut membimbing mereka untuk menuntut ilmu walaupun mereka hanya anak yatim piatu. Anak-anak yatim piatu akan diberikan bimbingan dalam belajar disela-sela waktu kuliah mereka. Yayasan Kesuma memberikan bimbingan pada anak-anak dari segala usia. Anak-anak dari tingkat Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Selain mengajar anak-anak kurang mampu dan anak yatim piatu, Yayasan Kesuma juga turut membantu para lansia yang tidak mempunyai keluarga. Yayasan Kesuma akan menjadi tempat dimana para lansia untuk berkumpul agar mereka tetap dapat hidup produktif.
3. Identitas Kelompok-kelompok yang Berkaitan
Yayasan Kesuma merupakan yayasan yang didirikan atas dasar keinginan para relawan untuk membantu lingkungan sekitar. Sehingga, Yayasan Kesuma tidak mempunyai kerjasama secara resmi dengan komunitas lain. Dana yang diterima oleh Yayasan Kesuma adalah donasi yang diberikan oleh para donatur di sekitar lingkungan yayasan,
4. Pelayanan Terhadap Komunitas
Selama melakukan community service, ada beberapa kegiatan yang kami lakukan terhadap komunitas. Hal ini mencangkup:
- Bimbingan Belajar
- Belajar Komputer
- Menghias Kue
- Membuat Sandwich
- Donasi
Bimbingan Belajar
Kami melakukan kegiatan bimbingan belajar untuk adik-adik yayasan ini. Mereka berasal dari sekolah yang berbeda-beda dan kelas yang berbeda-beda. Kami melakukan bimbingan belajar ini dengan membagi mereka menjadi kelompok berdasarkan kelasnya. Kelompok untuk kelas 1-3 SD, kelas 6, kelas 1 SMP, kelas 3 SMP, dan berkebutuhan khusus. Kelompok kelas 6 dan kelompok kelas 3 SMP ini berfokus pada pembelajaran yang dipersiapkan untuk Ujian Nasional, agar mereka dapat lebih focus dalam belajarnya dan tentunya dapat mengerjakan ujian dengan baik. Selain itu, kami juga memberikan tips-tips belajar yang efektif agar mereka dapat mengingatnya dengan mudah.
Untuk kelas yang lainnya kami menyesuaikan dengan apa yang sedang diajarkan oleh sekolahnya. Kami mengajarkan Matematika dan Bahasa Inggris. Dan untuk kelas 1 SD diajarkan menulis dan membaca. Karena ada anak yang belum bisa membaca pada usia tersebut
Belajar Komputer
Kami menyelipkan kegiatan belajar computer setelah bimbingan belajar selesai. Maksud kami mengajarkan mereka computer, agar mereka dapat mempraktekkan nya kembali setelah mereka belajar dari sekolahnya. Karena mereka tidak bisa mempraktekkannya kembali dirumah, kami membantu mereka dengan menggunakan laptop kami pada hari itu.
Sebelumnya kami bertanya, apa yang sedang diajarkan di sekolah mengenai computer. Maka dari itu kami memutuskan untuk mengajarkan mereka Microsoft Word dan Microsoft Power Point. Kami berfokus kepada 2 program itu agar mereka dapat mengerjakan tugasnya tanpa kesulitan dengan menggunakan 2 program itu
Menghias Kue
Karena adik-adik yayasan jarang untuk memakan kue tart, kami berbagi dengan mereka dengan kegiatan menghias kue. Kami membagi mereka menjadi 3 kelompok untuk menghias kue. Mereka dapat menghias kue sesuai dengan keinginan kelompok mereka sendiri. Kami hanya mengajarkan mereka diawal, dan selanjutnya mereka menghias dengan kreativitas masing-masing dengan bahan – bahan dan hiasan yang sudah kami sediakan. Hasil kue yang mereka hias pun cukup memuaskan dan bagus-bagus. Setelah itu, yang sudah menghias kue paling bagus dilombakan lagi dengan menghias kue yang lebih besar ukurannya.
Membuat Sandwich
Kegiatan terakhir yang kami lakukan adalah membuat sandwich. Banyak dari mereka yang tidak menhetahui apa itu sandwich, maka dari itu kami memperkenalkannya kepada mereka. Kami mengajarkan mereka bagaimana cara membuat sandwich, yang dimana nantinya dapat mereka makan langsung. Adik-adik pada Yayasan Kesuma sangat senang dengan adanya kegiatan ini. Karena setelah mereka melakukan bimbingan belajar yang dilakukan oleh kelompok lain, mereka dapat langsung refreshing dengan membuat sandwich
Donasi
Yayasan Kesuma akan melaksanakan jalan-jalan dengan para adik-adik yang kurang mampu dan lansia. Peserta yang ikut kegiatan ini tidak mengeluarkan biaya sepeserpun. Yayasan mendapatkan bantuan dari orang-orang yang ingin menyumbangkan sedikit rezekinya untuk menjalankan kegiatan ini. Maka dari itu, kami sekelompok memberikan donasi berupa 8 kardus aqua botol untuk memperlancar acara tersebut.
5. Refleksi Kelompok Terhadap Komunitas
Clara Debora – 1701333582
Yang saya dapatkan selama kunjungan ke Yayasan Kesuma, saya merasa senang bisa membantu mereka dalam memahami mata pelajaran di sekolah dan dalam mempelajari hal baru serta dalam mengembangkan kreatifitas mereka. Banyak hambatan yang saya hadapi selama kunjungan ke Yayasan Kesuma seperti lokasinya yang jauh dari tempat saya, kendaraan yang susah didapat, sulitnya mengajarkan mereka karena saya tidak terbiasa mengajar anak-anak, kesabaran dalam menghadapi sifat mereka, dan masih banyak lagi. Saya belajar banyak hal dari sini. Saya belajar bersabar menghadapi anak-anak dan pemilik yayasan, belajar bagaimana menghadapi orang lain dan bersikap di depan orang lain, menjalin kerjasama dengan teman sekelompok, berfikir kreatif dan cepat, serta masih banyak lagi pelajaran yang saya dapat. Semoga apa yang kami lakukan bias berdampak positif bagi kami dan mereka.
Dewi Rahmi Andini – 1701350166
Saya dan teman – teman sekelompok saya melakukan tugas CB: Character Building pada Yayasan Kesuma yang berlokasi di daerah Rawa Selatan. Pertama mendapatkan tugas ini kami bingung harus kemanakah untuk melakukan kegiatan sosialisasi. Tetapi saya ingat, saya pernah berkunjung ke Yayasan Kesuma untuk melakukan tugas CB pada semester sebelumnya. Kemudian kami menghubungi Ibu Maya selaku ketua yayasan dari yayasan Kesuma untuk menjalin hubungan kembali dan membantu para adik-adik yang ada di Yayasan Kesuma. Dengan senang hati, Ibu Maya menerima kami untuk mengajar adik-adik disana. Kami melakukan pengajaran pada setiap hari sabtu, karena di hari lain, kami memilki jadwal kuliah.
Kegiatan yang kami lakukan bukan hanya mengajar, melainkan kita juga melatih kekreativitasan adik-adik di yayasan dengan melakukan kegiatan menghias kue sesuai keinginan mereka, dan membuat sandwich. Selain itu kami juga mengajarkan mereka dalam menggunakan computer terutama Ms. Word dan Ms. Power Point untuk siswa SMP. Kami sangat senang dengan antisipasi dan semangat yang kuat dari adik-adik yayasan Kesuma ini. Mereka sangat senang untuk melakukan kegiatan dengan kami. Begitu juga kami sangat senang dapat menyempatkan diri untuk berkenalan, mengajar, dan bermain dengan mereka.
Ada salah satu anak yang memiliki kebutuhan khusus yang mempunyai keinginan untuk mengikuti bimbingan belajar yang diadakan kelompok kami. Siswa tersebut sedang duduk di kelas 2 smp pada SLB. Kegiatan ini mengajarkan kita bahwa masih ada orang yang dibawah kita yang butuh pendidikan. Walaupun mereka tidak mampu dalam fisik maupun financial, mereka tetap semangat untuk mendapatkan bimbingan belajar dari kami.
Saya yang rumahnya jauh pun tidak merasa lelah untuk melakukan kegiatan bersama mereka. Saya merasa senang untuk dapat menghibur mereka dan mengajarkan mereka banyak hal yang belum mereka lakukan sebelumnya. Dengan melihat mereka senang saja, saya merasa perjalanan jauh saya, terbayar sudah.
Justin – 1701355564
Saya mendapatkan berbagai macam pengalaman dalam berbagai macam kegiatan yang saya lakukan untuk anak anak didik saya. Saya belajar bagaimana mengajari anak yang memiliki kekurangan di beberapa bidang tertentu. Saya belajar bahwa banyak orang yang dibawah sana masih sangat berkekurangan. Saya belajar bahwa, saling menghargai, saling peduli kepada sesame itu sangatlah penting sehingga kita dapat mengerti dan merasakan apa yang orang lain tersebut rasakan.
Dipengajaran pertama saya, saya merasa tidak ada hal yang cukup istimewa karena hari berjalan seperti biasa. Namun di pengajaran pertemuan kedua, saya harus mengajar kepada anak yang berkekurangan di bagian pendengaran dan sulit berbicara, sehingga agak begitu sulit dalam melakukan komunikasi dengan dia. Pada akhirnya saya hanya mengajarkan beberapa pelajaran tapi tidak terlalu banyak karena kami kesulitan dalam melakukan komunikasi.
Sangat tidak tega melihat ia mengalami masalah tersebut. Yang saya inginkan hanya ingin ia segera sembuh atau menerima pengobatan agar ia dapat berkomunikasi seperti dengan anak anak pada umumnya. Dan ia juga sedikit keterbelakangan mental karena, beberapa kali saya menanyakan sesuatu tapi ia sulit mengerti apa yang saya tanya kan. Tapi ia memiliki prestasi dibidang matematika, karena nilai matematika ia cukup baik.
Dipertemuan ke 3 kami melakukan kegiatan yang berupa mengajarkan anak anak bagaimana menghias kue, bagaimana cara agar kue yang mereka hias dapat menarik sehingga dapat menjadi bekal bagi mereka di kemudian hari. Anak anak sangat senang dalam melakukan kegiatan tersebut.Saya pun ikut senang.
Dan pertemuan terakhir adalah kegiatan membuat sandwich. Agak tidak tega harus berpisah dengan mereka, tapi disetiap perjumpaan pasti harus ada perpisahan, anak anak seperti biasa selalu ceria dan senang dalam melakukan sesuatu yang baru.
Kami banyak foto bersama anak anak dan para ibu-ibu pengurus yayasan, ibu-ibu pengurus merasa sangat terbantu dengan kehadiran kami selama 4 pertemuan dan berharap akan bertemu kembali di kegiatan kami selanjutnya, dan kami berharap dapat bertemu kembali dengan ibu-ibu pengurus dipertemuan selanjutnya.
Merissa Edwina Kurniawan – 1701298610
Setelah melakukan community service di lingkungan masyarakat saya menyadari bahwa masih banyak orang yang membutuhkan bantuan kita sebagai orang yang lebih beruntung. Dengan dating dan berkunjung ke Yayasan Kesuma saya melihat masih banyak anak-anak yang belum bisa mendapatkan pendidikan yang layak, anak-anak yatim piatu yang membutuhkan kasih sayang dan para lansia yang membutuhkan pertolongan dari orang lain.
Hidup setiap orang memang berbeda-beda, maka dari itu saya pun ingin berbagi dengan mereka yang membutuhkan bantuan. Kami sekelompok datang ke Yayasan Kesuma untuk berbagi ilmu dengan adik-adik serta membagi pengalaman hidup kami dengan adik-adik sekalian. Dengan berbagi seperti itu, kami merasa bermanfaat untuk lingkungan sekitar kami, walaupun bantuan yang kami berikan tidak besar tapi kami harapkan bisa membantu adik-adik semuanya.
Kedatangan kami ke sana untuk menghibur adik-adik semua agar tidak perlu sedih ataupun putus asa dalam menggapai masa depan. Dan kami pun sangat berterima kasih kepada para pengurus yayasan yang memperbolekan kami untuk berkunjung. Dari kunjungan ke tempat tersebut saya mendapatkan banyak sekali pelajaran hidup, seperti kita harus selalu bersyukur dengan keadaan yang kita miliki saat ini karena masih banyak orang lain yang tak seberuntung kita. Lalu kita pun harus saling berbagi dengan siapa saja yang membutuhkan karena bantuan kecil pun dapat membahagiakan mereka. Itulah pelajaran hidup yang saya dapatkan.
Muhammad Reza Fauzi – 1701354334
Setelah melakukan Community Service langsung di lapangan yaitu tepat nya di yayasan Kesuma saya menyadari kita harus mensyukuri semua yang kita miliki, saya sering merasa kekurangan tapi ketika saya berkunjung ke yayasan tersebut saya langsung bisa melihat banyak anak anak atau orang orang yang kurang beruntung disitu saya langsung merasakan apa yang saya punya itu jauh dari apa yang mereka punya. Belum lagi ada anak anak yatim piatu yang tidak bisa sekolah atau mengenyam pendidikan yang seharusnya.
Saya dengan senang hati ingin membantu dan memberikan sedikit apa yang saya punya kepada mereka. Walaupun tidak banyak saya berharap mereka senang dengan apa yang saya berikan. Saya dan kelompok pun berbagi pengalaman dengan adik adik yang ada disana. Bercerita, bercanda adalah cara yang saya dan kelompok lakukan untuk membuat mereka senang.
Saya berharap apa yang kami berikan ini bermanfaat bagi mereka walaupun hanya secuil yang dapat kami berikan. Saya pun belajar banyak dari sana tentang bagaimana harus bersyukur, bagaimana lebih tegar menjalani hidup dan pelajaran pelajaran lain yang tidak saya dapatkan dari pendidikan formal. Saya sangat berterimakasih kepada yayasan kesuma untuk memperbolehkan kami berkunjung kesana.
Semoga adik adik dan para pengurus yayasan Kesuma diberikan kesehatan selalu, dilancarkan serta dilebarkan rezekinya. Semoga adik adik dapat menjadi individu individu yang berkualitas dan berguna bagi bangsa dan sesama.
Rizky Fitriandini – 1701292790
Kegiatan community service yang telah saya lakukan selama satu semester ini memberikan saya begitu banyak pelajaran. Saya dan teman-teman saya melakukan kegiatan ini pada sebuah komunitas, yaitu Yayasan Kesuma. Yayasan Kesuma terletak di daerah Cempaka Putih. Awalnya, saya merasa sedikit ragu apakah saya mampu untuk dapat berkontribusi pada kegiatan community service ini. Namun, setelah saya menjalani kegiatan ini, saya merasa memiliki pengalaman yang bertambah dan tidak terlupakan.
Pada kesempatan community service kali ini, saya mendapatkan kesempatan untuk membantu adik-adik pada Yayasan Kesuma. Selama melakukan kegiatan disana, saya mendapatkan banyak pelajaran. Bahwa kita harus selalu mensyukuri apa yang sudah diberikan oleh Tuhan dan semua umat manusia adalah sama. Kita sama-sama mempunyai keinginan untuk menjadi sosok yang lebih baik untuk kedepannya, begitu juga adik-adik yang ada di yayasan.
Bahkan, pada saat kegiatan belajar mengajar di yayasan, saya mendapatkan sebuah pelajaran yang tidak akan pernah saya lupakan. Saya mendapatkan kesempatan untuk mengajar anak yang memiliki kemampuan terbatas. Dia tidak dapat mendengar dan sulit untuk berbicara. Hal tersebut merupakan sebuah tantangan dan pelajaran yang sangat berharga untuk saya, bahwa bagaimana pun kita hidup, kita harus tetap saling berbagi dan memperjuangkan hidup itu.
6. Jadwal Absen Siswa





Leave a Reply